SURAKARTA – Dalam rangka mengimplementasikan tridarma perguruan tinggi, Research Group (RG) Metals Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat. Kali ini, tim yang dipimpin oleh Prof. Dr. Triyono menyasar Ihrish Creative Studio, sebuah usaha rintisan di bidang sablon kaos yang didirikan oleh seorang pemuda mantan anak jalanan di Karanganyar.
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada peningkatan efisiensi operasional melalui penerapan teknologi tepat guna dan prinsip-prinsip industri. Ihrish Creative Studio, yang berlokasi di Dusun Jongkang, Tasikmadu, menghadapi kendala serius dalam alur produksi akibat tata letak ruang yang tidak optimal.
“Kami melihat potensi luar biasa dari studio ini, namun efisiensi ruang kerja yang buruk menyebabkan waktu kerja terbuang hingga 14 menit hanya untuk perpindahan bahan,” jelas Prof. Dr. Triyono.
Menjawab tantangan tersebut, tim PKM dari RG Metals menerapkan pendekatan ilmiah berbasis lean manufacturing dan ergonomi untuk merancang ulang tata letak ruang kerja. Dengan menata ulang posisi ruang desain, sablon, cat, dan pembersihan, alur produksi berhasil dipersingkat secara signifikan. Selain itu, dilakukan pula pengadaan peralatan pendukung seperti meja modular, rak bergerak, dan sistem konveyor sederhana untuk mempercepat proses produksi tanpa menambah beban kerja fisik.
Keterangan foto: Desain perbandingan tata letak ruang produksi sebelum (a) dan sesudah (b) intervensi dari tim RG Metals.
Implementasi program ini menunjukkan dampak yang signifikan. Waktu perpindahan bahan berhasil diturunkan dari 14 menit menjadi hanya 5–6 menit, yang berimbas pada peningkatan produktivitas sablon kaos hingga 40%. Selain itu, tim juga memberikan pelatihan teknis kepada para pekerja mengenai alur kerja yang efisien dan teknik kerja yang ergonomis.
“Kami harap program yang berjarak hanya 6,4 km dari kampus UNS ini dapat menjadi role model pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi, khususnya bagi pemuda marjinal yang ingin mandiri,” tambah Prof. Triyono.
Kegiatan ini menegaskan kembali misi RG Metals dalam menjembatani inovasi teknologi dengan kebutuhan nyata di masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa sains dapat memberikan solusi konkret untuk permasalahan sosial.



