Perkuat Inovasi Manufaktur, FT UNS dan PT. CNC Controller Indonesia Bersinergi Kembangkan Mesin Las Canggih

RG METALS – Dalam sebuah langkah strategis untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri, Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui Research Group Metals secara resmi menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan PT. CNC Controller Indonesia, sebuah perusahaan terkemuka di bidang manufaktur dan rekayasa. Kemitraan komprehensif yang akan berlangsung selama empat tahun ini berfokus pada satu tujuan utama: pengembangan bersama sebuah Mesin Micro CNC Friction Stir Welding (FSW).

Proyek pengembangan mesin FSW canggih ini menjadi inti dari kolaborasi, menggabungkan keahlian riset mendalam dari para akademisi di UNS dengan pengalaman praktis dan teknologi dari PT. CNC Controller Indonesia. Tujuannya adalah untuk menciptakan sebuah mesin presisi yang dapat mendukung inovasi lebih lanjut dalam teknik penyambungan material modern.

Namun, kerjasama ini dirancang jauh lebih dalam dari sekadar satu proyek. Perjanjian ini juga mengukuhkan komitmen bersama dalam program “Link & Match” yang sesungguhnya. PT. CNC Controller Indonesia akan turut memberikan masukan dalam penyelarasan kurikulum di Fakultas Teknik UNS agar sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja saat ini.

Bagi mahasiswa, kemitraan ini membuka pintu emas untuk mendapatkan pengalaman nyata di industri. Melalui program Kerja Praktik Industri dan Pemagangan Alumni, para mahasiswa dan lulusan FT UNS akan memiliki kesempatan untuk belajar dan bekerja langsung di lingkungan PT. CNC Controller Indonesia, mengasah keterampilan mereka pada proyek-proyek riil.

Dekan Fakultas Teknik UNS, Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si, menyambut baik kerjasama ini. “Ini adalah model sinergi ideal yang kami cita-citakan. Inovasi yang lahir di kampus, seperti pengembangan mesin FSW ini, dapat langsung dihilirisasi oleh industri. Di sisi lain, mahasiswa kami mendapatkan eksposur yang tak ternilai, memastikan mereka lulus dengan kompetensi yang relevan dan siap kerja.”

Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, kedua belah pihak berharap dapat mengakselerasi kemajuan teknologi manufaktur di Indonesia, sekaligus mencetak talenta-talenta insinyur yang unggul dan berdaya saing global.

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Kabar Terbaru